Hubungan seks sejatinya memberikan rasa senang, nikmat dan relax pada tubuh. Fungsinya memang untuk itu, selain sebagai alat reproduksi dan berkembag biak. Tapi pepatah kuno yang mengatakan berlebihan itu tidak baik ternyata juga berlaku dalam aktifitas seks. Seks yang dilakukan berlebihan, brutal dan tidak normal justru berbahaya bagi tubuh.
Sampai saat ini setidaknya ada 7 kecelakaan seks paling gila yang pernah dilakukan orang yang entah karena pengaruh obsesi terhadap seks yang terlalu besar atau mungkin juga karena kelainan psikoseksual menyebabkan keselamatan mereka terancam. Mari kita bahas satu per satu, tujuh kecelakaan seks sebagaimana dikutip dari situs Livescience.
1. Penis patah (fraktur)
Meskipun penis tidak punya tulang sehingga secara teori penis tidak bisa patah tapi sebuah studi menemukan bahwa kasus penis patah memang bisa terjadi. Penyebab penis patah adalah adanya tekanan berlebih pada jaringan Corpora cavernosa, yaitu jaringan penopang ereksi penis yang menampung banyak darah.
Beberapa kasus penis patah terjadi ketika melakukan hubungan seks dengan posisi seks woman on top yaitu posisi wanita di atas pria dan beberapa kasus lain terjadi ketika melakukan seks dengan wanita duduk di meja dan pria berdiri melakukan sambil melakukan penetrasi, karena terlalu bersemangat kadang penis malah membentur meja dengan keras.
Ketika penis patah akan terdengar suara mirip retakan atau sentakan dan penis akan menjadi hitam atau kebiruan dan disertai dengan rasa sakit yang laur biasa.
2. Menjadi tuli setelah berciuman
Sebuah kasus unik terjadi di Tionghoa, seorang wanita muda dilaporkan menjadi tuli setelah berciuman dengan pacarnya. Ciuman dari pacar yang sangat brutal dan tidak terkendali kemungkinan membuat gendang telinga wanita muda tersebut pecah menyebabkan si wanita kehilangan indera pendengarannya.
3. Stroke setelah menerima cupang di leher
Kasus unik lain seputar kecelakaan seks terjadi di Selandia baru. Seorang wanita dibawa ke Rumah Sakit setelah secara tiba-tiba mengalami kelumpuhan pada tubuh bagian kirinya. Dokter yang memeriksa awalnya tidak mengetahui penyebab kelumpuhan tersebut sampai ketika sebuah bekas cupang di bagian leher ditemukan, cupang tersebut dilakukan di leher di dekat arteri utama. Dokter menduga cupang di dekat syaraf tersebut sebagai penyebab si wanita mengalami stroke ringan yang menyebabkan tubuhnya menjadi lumpuh.
4. Ditemukan kondom dalam paru-paru
Lain lagi dengan kisah seorang wanita dari India ini, setelah mengalami batuk yang tidak juga sembuh selama setengah tahun, akhirnya dia ke dokter untuk memeriksakan diri. Hasil foto rontgen mengejutkan dokter yang memeriksa karena ditemukan sebuah kondom di dalam paru-paru wanita tersebut. Di duga kondom tersebut lah yang menyebabkannya batuk selama ini. Bagaimana kondom tersebut bisa berada dalam paru-paru wanita itu di duga karena dia menghirup kondom tersebut saat melakukan oral seks.
5. Penis terjepit mur
Karena ingin memperpanjang ukuran penisnya, seorang pria asal malaysia nekat memasukkan alat kelaminnya ke dalam sebuah mur. Awalnya tidak ada masalah sampai ketika penis pria tersebut mengalami ereksi dan terjepit di dalam mur. Karena rasa sakit akhirnya pria tersebut ke dokter untuk melepaskan mur tersebut.
6. Masturbasi dengan rudal
Seorang pria yang diduga gay nekat melakukan onani dengan memasukkan rudal berukuran 2 x 11 cm ke dalam anusnya. Pria asal Kroasia berusia 50 tahun tersebut kabarnya bosan menggunakan sex toys untuk beronani dan nekat melakukan eksperimen masturbasi menggunakan rudal. Sayang eksperimennya gagal karena rudal dalam anusnya tidak bisa dikeluarkan. Dengan bantuan dokter dan sekelompok tim penjinak bom, rudal akhirnya berhasil dikeluarkan dan pria tersebut dipindahkan dari rumah sakit ke tahanan polisi untuk dimintai keterangan perihal kepemilikan rudal.
7. Karena onani, penis nyangkut di bangku taman
Seorang pria Hongkong akhirnya dibawa ke Rumah Sakit bersama-sama dengan bangku taman tempatnya bermasturbasi. Pria paruh baya tersebut nekat menggunakan lubang besi di bangku taman tersebut untuk melakukan onani, akibatnya setelah ereksi penisnya malah nyangkut dan tidak bisa terlepas. Pria tersebut masih beruntung karena penisnya bisa lepas dengan utuh dari jepitan besi bangku taman tersebut.
Tampilkan postingan dengan label semenax capsule. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semenax capsule. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Mei 2013
Tujuh Kecelakaan Seks yang Mengerikan
Label:
hisap penis,
kecelakaaan seks,
penis,
semenax capsule,
tentang sex,
tips malam pertama,
vimax
Selasa, 07 Mei 2013
Resiko Sering Makan Mie Instant
Siapa yang belum pernah makan mie instan? Hampir semua orang dipastikan pernah makan mie instan. Entah pagi, siang atau malam, sepertinya pas saja kalo makan mie instan. Apalagi kalau cuaca dingin, paling sip makan mie instan, terasa segar nikmatnya.
Tapi, tahukah kita sebagian zat yang terkandung di mie instan ? Ternyata tidak baik dikonsumsi. Apalagi banyak orang mengkonsumsi mie instan dalam waktu yang lama dan hampir setiap hari. Mau tahu apa saja bahaya mie instan ? Mari kita coba cermati.
Mie instan dibuat dari campuran tepung, minyak sayur, garam, dan beberapa bahan aditif seperti natrium polifosfat (berfungsi sebagai pengemulsi/penstabil), natrium karbonat dan kalium karbonat yang berfungsi sebagai pengatur asam. Selain itu, mie yang tampilannya menarik rupanya juga karena �dipoles� zat pewarna kuning (tartrazine). Selain mie itu sendiri, ada pula bumbu mie instan yang banyak mengandung garam, cabe, dan bumbu-bumbu lain. Bumbu mie instan juga tak lepas dari zat aditif makanan seperti MSG (monosodium glutamat) yang berfungsi sebagai penguat rasa.
Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin. Inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari. Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tak hanya lilin dari mie instan, bumbu zat aditif seperti MSG pun bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.
Lalu bagaimana jika Anda memang tidak bisa lepas dari konsumsi mie instan ? Jangan khawatir, ada beberapa langkah untuk menurunkan efek jeleknya. Pertama, sebaiknya jangan setiap hari memakannya. Setelah makan mie instan, beri jangka waktu sekitar 3 hari bila ingin memakannya lagi.
Hal ini bertujuan untuk memberi waktu bagi tubuh agar bisa mencerna lilin (pelapis mie) sampai benar-benar habis dan tidak menumpuk di tubuh. Penumpukkan lilin sangat berbahaya bagi tubuh. Kita masih bisa mengkonsumsi mie dengan intensitas yang tidak sering, jadi jangan setiap hari. Seperti dengan mengkonsumsi mie instan dengan jarak tiga hari sekali juga termasuk langkah awal yang bagus menuju hidup sehat.
Saat memasak mie instan, Anda tentu merebus mie terlebih dahulu dengan air mendidih. Setelah mie instan yang anda masak tersebut telah matang jangan langsung mengkonsumsinya. Bahaya makan mie instan yang ada kandungan lilinnya selalu mengancam anda. Jadi tiriskan dulu mie yang telah matang tersebut. Untuk mie instan goreng, setelah mie masak, tiriskan lalu bilas lagi dengan air bersih yang tentunya sudah matang. Untuk mie instan kuah, setelah mie matang, jangan langsung dibubuhi bumbu mie instan. Tiriskan dahulu mie-nya, lalu buang air sisa perebusan mie. Untuk kuah, Anda bisa memakai air panas yang baru.
Memang agak repot, namun perlakuan ini untuk meminimalisir masuknya zat lilin ke dalam tubuh. Saat mie direbus, lilin bisa lepas dari mie dan menyatu dengan air rebusan. Itulah sebabnya, sebaiknya jangan mengkonsumsi air rebusan mie. Selain itu, ada sebagian orang yang lebih suka memakan mie instan dengan kondisi yang masih kriuk-kriuk (setengah matang). Ini juga perlu berhati-hati karena bahaya makan mie instan seperti itu lebih besar dibanding makan yang matang. Kinerja organ pencernaan akan lebih berat jika kita mengkonsumsi mie instan dalam kondisi setengah matang. Bahkan bagi sebagian orang yang memang kondisi organ pencernaannya kurang baik, akan terasa mules dan sering buang air besar jika memakan mie instan dalam kondisi setengah matang.
Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya mari kita mulai mengurangi konsumsi mie instan. Bukannya menakut-nakuti, tetapi pilihan makanan sehat kan masih banyak. Sayuran hijau, buah segar, tempe, tahu, dan berbagai makanan sehat lain kan masih banyak yang bisa kita konsumsi. Bukankah lebih baik mengkonsumsi makanan sehat daripada mengkonsumsi mie instan yang banyak. Sepakat ?
Tapi, tahukah kita sebagian zat yang terkandung di mie instan ? Ternyata tidak baik dikonsumsi. Apalagi banyak orang mengkonsumsi mie instan dalam waktu yang lama dan hampir setiap hari. Mau tahu apa saja bahaya mie instan ? Mari kita coba cermati.
Mie instan dibuat dari campuran tepung, minyak sayur, garam, dan beberapa bahan aditif seperti natrium polifosfat (berfungsi sebagai pengemulsi/penstabil), natrium karbonat dan kalium karbonat yang berfungsi sebagai pengatur asam. Selain itu, mie yang tampilannya menarik rupanya juga karena �dipoles� zat pewarna kuning (tartrazine). Selain mie itu sendiri, ada pula bumbu mie instan yang banyak mengandung garam, cabe, dan bumbu-bumbu lain. Bumbu mie instan juga tak lepas dari zat aditif makanan seperti MSG (monosodium glutamat) yang berfungsi sebagai penguat rasa.
Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin. Inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari. Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tak hanya lilin dari mie instan, bumbu zat aditif seperti MSG pun bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.
Lalu bagaimana jika Anda memang tidak bisa lepas dari konsumsi mie instan ? Jangan khawatir, ada beberapa langkah untuk menurunkan efek jeleknya. Pertama, sebaiknya jangan setiap hari memakannya. Setelah makan mie instan, beri jangka waktu sekitar 3 hari bila ingin memakannya lagi.
Hal ini bertujuan untuk memberi waktu bagi tubuh agar bisa mencerna lilin (pelapis mie) sampai benar-benar habis dan tidak menumpuk di tubuh. Penumpukkan lilin sangat berbahaya bagi tubuh. Kita masih bisa mengkonsumsi mie dengan intensitas yang tidak sering, jadi jangan setiap hari. Seperti dengan mengkonsumsi mie instan dengan jarak tiga hari sekali juga termasuk langkah awal yang bagus menuju hidup sehat.
Saat memasak mie instan, Anda tentu merebus mie terlebih dahulu dengan air mendidih. Setelah mie instan yang anda masak tersebut telah matang jangan langsung mengkonsumsinya. Bahaya makan mie instan yang ada kandungan lilinnya selalu mengancam anda. Jadi tiriskan dulu mie yang telah matang tersebut. Untuk mie instan goreng, setelah mie masak, tiriskan lalu bilas lagi dengan air bersih yang tentunya sudah matang. Untuk mie instan kuah, setelah mie matang, jangan langsung dibubuhi bumbu mie instan. Tiriskan dahulu mie-nya, lalu buang air sisa perebusan mie. Untuk kuah, Anda bisa memakai air panas yang baru.
Memang agak repot, namun perlakuan ini untuk meminimalisir masuknya zat lilin ke dalam tubuh. Saat mie direbus, lilin bisa lepas dari mie dan menyatu dengan air rebusan. Itulah sebabnya, sebaiknya jangan mengkonsumsi air rebusan mie. Selain itu, ada sebagian orang yang lebih suka memakan mie instan dengan kondisi yang masih kriuk-kriuk (setengah matang). Ini juga perlu berhati-hati karena bahaya makan mie instan seperti itu lebih besar dibanding makan yang matang. Kinerja organ pencernaan akan lebih berat jika kita mengkonsumsi mie instan dalam kondisi setengah matang. Bahkan bagi sebagian orang yang memang kondisi organ pencernaannya kurang baik, akan terasa mules dan sering buang air besar jika memakan mie instan dalam kondisi setengah matang.
Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya mari kita mulai mengurangi konsumsi mie instan. Bukannya menakut-nakuti, tetapi pilihan makanan sehat kan masih banyak. Sayuran hijau, buah segar, tempe, tahu, dan berbagai makanan sehat lain kan masih banyak yang bisa kita konsumsi. Bukankah lebih baik mengkonsumsi makanan sehat daripada mengkonsumsi mie instan yang banyak. Sepakat ?
Label:
dampak buruk,
mie instant,
penis,
resiko makan,
semenax capsule,
vimax
Sabtu, 27 April 2013
Main Sex Dengan Dokter Paling Cantik
Sebenarnya saya malas melakukan medical check up ini. Pasti lagi-lagi cuma cek darah, air seni, dan kotoran saja. Kemudian diperiksa oleh dokter memakai stetoskop untuk menyakinkan bahwa saya terkena penyakit atau tidak. Itu saja menurut saya, tidak ada yang lain. Dokter yang akan memeriksa saya paling-paling juga dokter cowok, mana sudah tua lagi.
Dengan sekali-kali menguap karena jenuh karena sudah hampir setengah jam saya menunggu dokter yang tak kunjung datang. Padahal saya sudah melalui proses medical check up yang pertama, yaitu pemeriksaan darah, air seni, dan kotoran. Beberapa kali saya menanyakan pada orang di loket pendaftaran dan selalu memperoleh jawaban sama, yaitu agar saya sabar sebab dokternya dalam perjalanan dan mungkin sedang terjebak macet. Saya melihat arloji di tangan saya. Akhirnya saya memutuskan bahwa kalau dokternya tidak juga datang 15 menit lagi, maka saya akan pulang saja ke rumah.
Dengan menarik nafas kesal, saya memandangi sekeliling saya. Tahu-tahu mata saya tertumbuk pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam clinik tersebut. Woooooyyy, cantik juga dia. Saya taksir usianya sekitar 35 tahun. Busyeeetttt, tubuhnya seperti cewek baru 20 tahun aja. Kencang dan padat. Payudaranya yang membusung cukup besar itu tampak semakin menonjol di balik kaos oblong ketat yang ia kenakan. Gumpalan pantatnya di balik celana jeans nya yang juga ketat, teramat membangkitkan gairahku. Batinku, coba dokternya dia ya. Tidak apa-apa deh kalau harus diperiksa berjam-jam olehnya. Akan tetapi karena rasa bosan yang sudah menjadi-jadi, saya tidak memperhatikan wanita itu lagi. Saya kembali tenggelam dalam lamunan yang tak tentu arahnya.
�Mas, silakan masuk. Itu dokternya sudah datang.� Petugas di loket pendaftaran membuyarkan lamunan saya. Saat itu saya sudah hendak memutuskan untuk pulang ke rumah, mengingat waktu sudah berlalu 15 menit. Dengan malas-malasan saya bangkit dari bangku dan berjalan masuk ke ruang periksa dokter.
�Selamat malam�, suara lembut menyapa saat saya membuka pintu ruang periksa dan masuk ke dalam. Saya menoleh ke arah suara yang amat menyejukkan hati itu. Saya terpana, ternyata dokter yang akan memeriksa saya adalah wanita cantik yang tadi sempat saya perhatikan sejenak. Seketika itu juga saya menjadi bersemangat kembali.
�Selamat malam, Dok�, sahut saya. Ia tersenyum. Aah, luluhlah hati saya karena senyumannya ini yang semakin membuatnya cantik.
�Oke, sekarang coba kamu buka kaos kamu dan berbaring di sana�, kata sang dokter sambil menunjuk ke arah tempat tidur yang ada di sudut ruang periksa tersebut.
Saya pun menurut. Setelah saya lepas kaos oblong, saya membaringkan diri di tempat tidur. Dokter yang ternyata bernama Dokter V itu menghampiri saya dengan berkalungkan stetoskop di lehernya yang jenjang dan putih.
�Kamu pernah menderita penyakit berat? Tipus? Lever atau yang lainnya?� Tanyanya. Saya menggeleng.
�Sekarang coba kamu tarik nafas lalu hembuskan, begitu berulang-ulang ya.� Dengan stetoskopnya, Dokter V memeriksa tubuh saya. Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada saya, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh saya. Tanpa saya sadari, saya rasakan, batang kemaluan saya mulai menegang. Saya menjadi gugup, takut kalau Dokter V tahu. Tapi untuk ia tidak memperhatikan gerakan di balik celana saya. Namun setiap sentuhan stetoskopnya, apalagi setelah tangannya menekan-nekan uluhati saya untuk memeriksa apakah bagian tersebut terasa sakit atau tidak, semakin membuat batang kemaluan saya bertambah tegak lagi, sehingga cukup menonjol di balik celana panjang saya.
�Wah, kenapa kamu ini? Kok itu kamu berdiri? Terangsang saya ya?� Mati deh aku!!! Ternyata Dokter V mengetahui apa yang terjadi di selangkangan saya. Aduh!!! Muka ini rasanya mau ditaruh di mana. Malu sekali!!!
�Nah, coba kamu lepas celana panjang dan celana dalam kamu. Saya mau periksa kamu menderita hernia atau tidak.� Nah lho!!! Kok jadi begini???!!! Tapi saya menurut saja. Saya tanggalkan seluruh celana saya, sehingga saya telanjang bulat di depan Dokter V yang bak bidadari cantik turun dari kayangan itu.
Gila bener!!! Dokter V tertawa melihat batang kemaluan saya yang mengeras itu. Batang kemaluan saya itu memang tidak terlalu panjang dan besar, malah termasuk berukuran kecil. Tetapi jika sudah menegang seperti saat itu, menjadi cukup menonjol.
�Uh, burung kamu biar kecil tapi bisa tegang juga�, kata Dokter V serasa mengelus batang kemaluan saya dengan tangannya yang halus. Wajah saya menjadi bersemu merah dibuatnya, sementara tanpa dapat dicegah lagi, batang kemaluan saya semakin bertambah tegak tersentuh tangan Dokter V. Dokter V masih mengelus-elus dan mengusap-usap batang kemaluan saya itu dari pangkal hingga ujung, juga meremas-remas buah penis saya.
�Mmm� Kamu pernah bermain?� Saya menggeleng. Jangankan pernah bermain. Baru kali ini saya telanjang di depan seorang wanita!!! Mana cantik dan molek lagi!!!
�Aahhh�� Saya mendesah ketika mulut Dokter V mulai mengulum batang kemaluanku. Lalu dengan lidahnya yang kelihatannya sudah mahir digelitiknya ujung kemaluan saya itu, membuat saya mendesah-desah. Seluruh batang kemaluan saya sudah hampir masuk ke dalam mulut Dokter V yang cantik itu. Dengan bertubi-tubi disedot-sedotnya batang kemaluan saya. Terasa geli dan nikmat sekali. Baru kali ini saya merasakan kenikmatan yang tak tertandingi seperti ini.
Dokter V segera melanjutkan permainannya. Ia memasukkan dan mengeluarkan batang kemaluan saya dari dalam mulutnya berulang-ulang. Gesekan-gesekan antara batang kemaluan saya dengan dinding mulutnya yang basah membangkitkan gairah dan kenikmatan tersendiri bagi saya.
�Auuh.. Aaahh..� Akhirnya saya sudah tidak tahan lagi. Kemaluan saya menyemprotkan cairan kental berwarna putih ke dalam mulut Dokter V. Bagai kehausan, Dokter V meneguk semua cairan kental tersebut sampai habis.
�Duh, masa baru begitu saja kamu udah keluar.� Dokter V meledek saya yang baru bermain oral saja sudah mencapai klimaks.
�Dok.. Saya.. baru pertama kali.. melakukan ini�� jawab saya terengah-engah.
Dokter V tidak menjawab. Ia melepas jas dokternya dan menyampirkannya di gantungan baju di dekat pintu. Kemudian ia meninggalkan kaos oblong yang dikenakannya, juga celana jeans-nya. Mata saya melotot memandangi payudara montoknya yang tampaknya seperti sudah tidak sabar ingin mencelat keluar dari balik BRA-nya yang halus. Mata saya serasa mau meloncat keluar sewaktu Dokter V mencopot BRA-nya dan melepaskan celana dalamnya. Astaga!!! Baru pertama kali saya melihat payudara sebesar ini. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang. Tidak ada tanda-tanda kendor atau lipatan-lipatan lemak di tubuhnya. Demikian pula pantatnya. Masih menggumpal bulat yang montok dan kenyal. Benar-benar tubuh paling sempurna yang pernah saya lihat selama hidupku. Saya rasakan batang kemaluan saya mulai bangkit kembali menyaksikan pemandangan yang teramat indah ini.
Dokter V kembali menghampiri saya. Ia menyodorkan payudaranya yang menggantung kenyal ke wajah saya. Tanpa mau membuang waktu, saya langsung menerima pemberiannya. Mulut saja langsung menyergap payudara nan indah ini. Sambil menyedot-nyedot puting susunya yang amat tinggi itu, mengingatkan saya waktu saya menyusu pada ibu saya selagi kecil. Dokter V adalah wanita yang kedua yang pernah saya isap-isap payudaranya, tentu saja setelah ibu saya saat saya masih kecil.
�Uuuhhh.. Aaah�� Dokter V mendesah-desah tatkala lidah saya menjilat-jilat ujung puting susunya yang begitu tinggi menantang. Saya memainkan puting payudara yang memang amat menggiurkan ini dengan bebasnya. Sekali-sekali saya gigit puting susunya itu. Tidak cukup keras memang, namun cukup membuat Dokter V menggelinjang sambil meringis-ringis.
Tak lama kemudian, batang kemaluan saya sudah siap tempur kembali. Saya menarik tangan Dokter V agar ikut naik ke atas tempat tidur. Dokter V memahami apa maksud saya. Ia langsung naik ke atas tubuh saya yang masih berbaring terlentang di tempat tidur. Perlahan-lahan dengan tubuh sedikit menunduk ia mengarahkan batang kemaluan saya ke liang surga dunianya yang sekelilingnya ditumbuhi bulu-bulu lebat kehitaman. Lalu dengan cukup keras, setelah batang kemaluan saya masuk satu sentimeter ke dalam liang surga dunianya, ia menurunkan pantatnya, membuat batang kemaluan saya hampir tertelan seluruhnya di dalam liang surga dunianya. Saya melenguh keras dan menggerinjal-gerinjal cukup kencang waktu ujung batang kemaluan saya menyentuh pangkal liang surga dunianya Dokter V. Menyadari bahwa saya mulai terangsang, Dokter V menambah kwalitas permainannya. Ia menggerak-gerakkan pantatnya berputar-putar ke kiri ke kanan dan naik turun ke atas ke bawah. Begitu seterusnya berulang-ulang dengan tempo yang semakin lama semakin tinggi. Membuat tubuh saya menjadi meregang merasakan nikmat surga dunia yang tiada tara.
Saya merasa sudah hampir tidak tahan lagi. Batang kemaluan saya sudah nyaris menyemprotkan cairan kenikmatan lagi. Namun saya mencoba menahannya sekuat tenaga dan mencoba mengimbangi permainan Dokter V yang liar itu. Akhirnya.., �Aaahh.. Ouuhhh..� Saya dan Dokter V sama-sama menjerit keras. Kami berdua mencapai klimaks hampir bersamaan. Saya menyemprotkan air sperma saya di dalam liang hangat Dokter V yang masih berdenyut-denyut menjepit batang kemaluan saya.
Dengan sekali-kali menguap karena jenuh karena sudah hampir setengah jam saya menunggu dokter yang tak kunjung datang. Padahal saya sudah melalui proses medical check up yang pertama, yaitu pemeriksaan darah, air seni, dan kotoran. Beberapa kali saya menanyakan pada orang di loket pendaftaran dan selalu memperoleh jawaban sama, yaitu agar saya sabar sebab dokternya dalam perjalanan dan mungkin sedang terjebak macet. Saya melihat arloji di tangan saya. Akhirnya saya memutuskan bahwa kalau dokternya tidak juga datang 15 menit lagi, maka saya akan pulang saja ke rumah.
Dengan menarik nafas kesal, saya memandangi sekeliling saya. Tahu-tahu mata saya tertumbuk pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam clinik tersebut. Woooooyyy, cantik juga dia. Saya taksir usianya sekitar 35 tahun. Busyeeetttt, tubuhnya seperti cewek baru 20 tahun aja. Kencang dan padat. Payudaranya yang membusung cukup besar itu tampak semakin menonjol di balik kaos oblong ketat yang ia kenakan. Gumpalan pantatnya di balik celana jeans nya yang juga ketat, teramat membangkitkan gairahku. Batinku, coba dokternya dia ya. Tidak apa-apa deh kalau harus diperiksa berjam-jam olehnya. Akan tetapi karena rasa bosan yang sudah menjadi-jadi, saya tidak memperhatikan wanita itu lagi. Saya kembali tenggelam dalam lamunan yang tak tentu arahnya.
�Mas, silakan masuk. Itu dokternya sudah datang.� Petugas di loket pendaftaran membuyarkan lamunan saya. Saat itu saya sudah hendak memutuskan untuk pulang ke rumah, mengingat waktu sudah berlalu 15 menit. Dengan malas-malasan saya bangkit dari bangku dan berjalan masuk ke ruang periksa dokter.
�Selamat malam�, suara lembut menyapa saat saya membuka pintu ruang periksa dan masuk ke dalam. Saya menoleh ke arah suara yang amat menyejukkan hati itu. Saya terpana, ternyata dokter yang akan memeriksa saya adalah wanita cantik yang tadi sempat saya perhatikan sejenak. Seketika itu juga saya menjadi bersemangat kembali.
�Selamat malam, Dok�, sahut saya. Ia tersenyum. Aah, luluhlah hati saya karena senyumannya ini yang semakin membuatnya cantik.
�Oke, sekarang coba kamu buka kaos kamu dan berbaring di sana�, kata sang dokter sambil menunjuk ke arah tempat tidur yang ada di sudut ruang periksa tersebut.
Saya pun menurut. Setelah saya lepas kaos oblong, saya membaringkan diri di tempat tidur. Dokter yang ternyata bernama Dokter V itu menghampiri saya dengan berkalungkan stetoskop di lehernya yang jenjang dan putih.
�Kamu pernah menderita penyakit berat? Tipus? Lever atau yang lainnya?� Tanyanya. Saya menggeleng.
�Sekarang coba kamu tarik nafas lalu hembuskan, begitu berulang-ulang ya.� Dengan stetoskopnya, Dokter V memeriksa tubuh saya. Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada saya, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh saya. Tanpa saya sadari, saya rasakan, batang kemaluan saya mulai menegang. Saya menjadi gugup, takut kalau Dokter V tahu. Tapi untuk ia tidak memperhatikan gerakan di balik celana saya. Namun setiap sentuhan stetoskopnya, apalagi setelah tangannya menekan-nekan uluhati saya untuk memeriksa apakah bagian tersebut terasa sakit atau tidak, semakin membuat batang kemaluan saya bertambah tegak lagi, sehingga cukup menonjol di balik celana panjang saya.
�Wah, kenapa kamu ini? Kok itu kamu berdiri? Terangsang saya ya?� Mati deh aku!!! Ternyata Dokter V mengetahui apa yang terjadi di selangkangan saya. Aduh!!! Muka ini rasanya mau ditaruh di mana. Malu sekali!!!
�Nah, coba kamu lepas celana panjang dan celana dalam kamu. Saya mau periksa kamu menderita hernia atau tidak.� Nah lho!!! Kok jadi begini???!!! Tapi saya menurut saja. Saya tanggalkan seluruh celana saya, sehingga saya telanjang bulat di depan Dokter V yang bak bidadari cantik turun dari kayangan itu.
Gila bener!!! Dokter V tertawa melihat batang kemaluan saya yang mengeras itu. Batang kemaluan saya itu memang tidak terlalu panjang dan besar, malah termasuk berukuran kecil. Tetapi jika sudah menegang seperti saat itu, menjadi cukup menonjol.
�Uh, burung kamu biar kecil tapi bisa tegang juga�, kata Dokter V serasa mengelus batang kemaluan saya dengan tangannya yang halus. Wajah saya menjadi bersemu merah dibuatnya, sementara tanpa dapat dicegah lagi, batang kemaluan saya semakin bertambah tegak tersentuh tangan Dokter V. Dokter V masih mengelus-elus dan mengusap-usap batang kemaluan saya itu dari pangkal hingga ujung, juga meremas-remas buah penis saya.
�Mmm� Kamu pernah bermain?� Saya menggeleng. Jangankan pernah bermain. Baru kali ini saya telanjang di depan seorang wanita!!! Mana cantik dan molek lagi!!!
�Aahhh�� Saya mendesah ketika mulut Dokter V mulai mengulum batang kemaluanku. Lalu dengan lidahnya yang kelihatannya sudah mahir digelitiknya ujung kemaluan saya itu, membuat saya mendesah-desah. Seluruh batang kemaluan saya sudah hampir masuk ke dalam mulut Dokter V yang cantik itu. Dengan bertubi-tubi disedot-sedotnya batang kemaluan saya. Terasa geli dan nikmat sekali. Baru kali ini saya merasakan kenikmatan yang tak tertandingi seperti ini.
Dokter V segera melanjutkan permainannya. Ia memasukkan dan mengeluarkan batang kemaluan saya dari dalam mulutnya berulang-ulang. Gesekan-gesekan antara batang kemaluan saya dengan dinding mulutnya yang basah membangkitkan gairah dan kenikmatan tersendiri bagi saya.
�Auuh.. Aaahh..� Akhirnya saya sudah tidak tahan lagi. Kemaluan saya menyemprotkan cairan kental berwarna putih ke dalam mulut Dokter V. Bagai kehausan, Dokter V meneguk semua cairan kental tersebut sampai habis.
�Duh, masa baru begitu saja kamu udah keluar.� Dokter V meledek saya yang baru bermain oral saja sudah mencapai klimaks.
�Dok.. Saya.. baru pertama kali.. melakukan ini�� jawab saya terengah-engah.
Dokter V tidak menjawab. Ia melepas jas dokternya dan menyampirkannya di gantungan baju di dekat pintu. Kemudian ia meninggalkan kaos oblong yang dikenakannya, juga celana jeans-nya. Mata saya melotot memandangi payudara montoknya yang tampaknya seperti sudah tidak sabar ingin mencelat keluar dari balik BRA-nya yang halus. Mata saya serasa mau meloncat keluar sewaktu Dokter V mencopot BRA-nya dan melepaskan celana dalamnya. Astaga!!! Baru pertama kali saya melihat payudara sebesar ini. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang. Tidak ada tanda-tanda kendor atau lipatan-lipatan lemak di tubuhnya. Demikian pula pantatnya. Masih menggumpal bulat yang montok dan kenyal. Benar-benar tubuh paling sempurna yang pernah saya lihat selama hidupku. Saya rasakan batang kemaluan saya mulai bangkit kembali menyaksikan pemandangan yang teramat indah ini.
Dokter V kembali menghampiri saya. Ia menyodorkan payudaranya yang menggantung kenyal ke wajah saya. Tanpa mau membuang waktu, saya langsung menerima pemberiannya. Mulut saja langsung menyergap payudara nan indah ini. Sambil menyedot-nyedot puting susunya yang amat tinggi itu, mengingatkan saya waktu saya menyusu pada ibu saya selagi kecil. Dokter V adalah wanita yang kedua yang pernah saya isap-isap payudaranya, tentu saja setelah ibu saya saat saya masih kecil.
�Uuuhhh.. Aaah�� Dokter V mendesah-desah tatkala lidah saya menjilat-jilat ujung puting susunya yang begitu tinggi menantang. Saya memainkan puting payudara yang memang amat menggiurkan ini dengan bebasnya. Sekali-sekali saya gigit puting susunya itu. Tidak cukup keras memang, namun cukup membuat Dokter V menggelinjang sambil meringis-ringis.
Tak lama kemudian, batang kemaluan saya sudah siap tempur kembali. Saya menarik tangan Dokter V agar ikut naik ke atas tempat tidur. Dokter V memahami apa maksud saya. Ia langsung naik ke atas tubuh saya yang masih berbaring terlentang di tempat tidur. Perlahan-lahan dengan tubuh sedikit menunduk ia mengarahkan batang kemaluan saya ke liang surga dunianya yang sekelilingnya ditumbuhi bulu-bulu lebat kehitaman. Lalu dengan cukup keras, setelah batang kemaluan saya masuk satu sentimeter ke dalam liang surga dunianya, ia menurunkan pantatnya, membuat batang kemaluan saya hampir tertelan seluruhnya di dalam liang surga dunianya. Saya melenguh keras dan menggerinjal-gerinjal cukup kencang waktu ujung batang kemaluan saya menyentuh pangkal liang surga dunianya Dokter V. Menyadari bahwa saya mulai terangsang, Dokter V menambah kwalitas permainannya. Ia menggerak-gerakkan pantatnya berputar-putar ke kiri ke kanan dan naik turun ke atas ke bawah. Begitu seterusnya berulang-ulang dengan tempo yang semakin lama semakin tinggi. Membuat tubuh saya menjadi meregang merasakan nikmat surga dunia yang tiada tara.
Saya merasa sudah hampir tidak tahan lagi. Batang kemaluan saya sudah nyaris menyemprotkan cairan kenikmatan lagi. Namun saya mencoba menahannya sekuat tenaga dan mencoba mengimbangi permainan Dokter V yang liar itu. Akhirnya.., �Aaahh.. Ouuhhh..� Saya dan Dokter V sama-sama menjerit keras. Kami berdua mencapai klimaks hampir bersamaan. Saya menyemprotkan air sperma saya di dalam liang hangat Dokter V yang masih berdenyut-denyut menjepit batang kemaluan saya.
Label:
berita pria,
cerita dewasa,
cerita sex,
dokter cantik,
jilat penis,
main sex,
nikmat seks,
payudara kencang,
semenax capsule,
surga dunia,
telanjang
Langganan:
Postingan (Atom)


