Kamis, 31 Mei 2012

Ada Kecenderungan, Seks Diawali pada Usia Belasan Tahun

Banyak wanita yang kehilangan keperawanan saat usia menginjak 17-an tahun dan mulai sering melakukan seks di usia 25-an tahun. Sementara para pria, rata-rata hilang keperjakaan saat usia 18-an tahun dan mulai aktif bercinta di usia 29. Demikian menurut survey dari situs LoveHoney.

Survey juga menemukan, Usia 28 tahun adalah waktu yang terbaik bagi wanita untuk mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan seksualnya. Sementara bagi pria, usia 33 tahun adalah masa keemasan untuk mendapatkan sensasi seks yang terbaik.

Dikutip Times of India dari Sun, zaman yang maju ini menunjukkan ada pergeseran dalam persepsi menjaga keperawanan maupun keperjakaan. Jika sebelumnya orang masih bisa menjaga keperawanan mulai dari usia 30-an tahun ke atas, kini usia belasan tahun sudah melakukan aktivitas seksual.

Survey ini juga menepis anggapan bahwa wanita lebih lama dalam menanggapi respon seksual. Bahkan, kematangan seksual wanita lebih cepat dari pria. Survey ini diikuti 1.281 orang dewasa.

Sexting, Aksi Pamer Tubuh Semakin Marak

Perkembangan teksnologi dan kemudahan mengambil foto lewat ponsel, membuat sebagian orang menyukai kegiatan sexting. Ini adalah aktivitas eksibisionis yang kelewat batas. Orang mengambil foto tubuhnya dengan pose seksi, bahkan bugil. Oleh peneliti dari University of Nevada, sexting sebenarnya dorongan yang bersifat alami melalui perintah di otak.

Pelakunya seringkali adalah wanita. Meskipun ada pula pria yang melakukannya, sexting kebanyakan bertujuan hanya untuk pamer atau ingin lebih diperhatikan oleh orang lain, terutama kekasihnya. Bagi wanita, sexting sering dipersembahkan untuk sang kekasih agar ada keterikatan secara seksual. Wanita kerap mempertontonkan bagian tubuh yang mesti ditutupi, seperti payudara dan alat kelamin, agar kekasih hanya punya kecenderungan seksual kepadanya.

Tidak jauh beda dengan sexting oleh pria, mereka menunjukkan bagian kemaluan untuk menunjukkan sisi �keperkasaannya�. Ini tidak ubahnya gaya hewan primata yang kerap memamerkan  kemaluan kepada calon pasangannya untuk tujuan seksual.

Dari sebuah studi ditemukan, 47 persen wanita menyukai sexting karena menganggap dirinya cukup seksi seperti striptease atau sosok seksi lainnya. Wanita tipe ini cukup bangga jika foto seronoknya disukai. Bahkan, berbekal sexting mereka membayangkan bisa bercinta dengan beberapa pria.

Sexting kini merebak ke jejaring sosial. Banyak orang yang menggunakan kemolekan fisiknya untuk tampilan foto profil. Terbukti pula, gambar seksi kerap menarik simpati pengguna jejaring sosial untuk menjadikannya teman online.